JUBILEUM 150 TAHUN HKBP

JUBILEUM 150 TAHUN HKBP

29 Januari 2009

PROGRAM DAN PETUNJUK PELAKSANAAN PELAYANAN TAHUN DIAKONIA 2009

Departemen Diakonia HKBP
Pearaja Tarutung
Pengantar

Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Bapa, AnakNya, Tuhan kita Yesus Kristus dan Roh Kudus sumber Damai Sejahtera yang telah menghantar HKBP menyongsong Jubileum 150 tahun HKBP pada tahun 2011 dengan terlebih dahulu memasuki tahun Diakonia HKBP 2009. Jubileum 150 tahun kiranya menjadi moment bersejarah yang membawa perubahan sosial di tengah-tengah masyarakat ke arah yang lebih baik. Untuk tujuan mulia itu, HKBP melalui Departemen Diakonia telah merancang program pelayanan diakonia yang transformatif. Dalam buku ini akan diuraikan mengenai petunjuk pelaksanaan program pelayanan tahun Diakonia HKBP 2009 tersebut dengan mengacu pada beberapa penekanan pokok pelaksanaan, sebagai berikut:

1. Penyelenggaraan Tahun Diakonia 2009 akan dilakukan secara menyeluruh dan sinergi bekerjasama dengan departemen Koinonia dan Marturia. Dengan demikian, akan menjadi semakin jelas peran Departemen Koinonia memotivasi jemaat untuk berMarturia dan berDiakonia. Selanjutnya Departemen Marturia tetap menggalakkan semangat kesasksiaannya dengan berDiakonia. Demikian sebaliknya, Diakonia dapat memahami akar pelayanannya bersumber dari pelayanan ibadah dan pelayanan meja. Serta bersama dengan departemen Marturia menyaksikan dengan perbuatan nyata tuntutan Injil yang utuh bagi semua dan seluruh mahluk.

2. Baik Departemen Diakonia maupun Koinonia, secara bersama dan bergandengan tangan berupaya memotivasi kategorial dan sektoral di tengah jemaat untuk memahami teologi Diakonia yang berKoinonia. Secara bersama akan melakukan napak tilas terhadap pemuda dan mahasiwa dan sekaligus melakukan penanaman pohon. Diakonia akan lebih pada posisi menyiapkan pemberdayaan teknis pembibitan di beberapa Distrik atau resort. Secara bersama juga akan menjajaki upaya memfungsikan pusat perkampungan pemuda di Jetun dan pusat pendidikan di Seminarum Sipholon.

3. Baik Departemen Diakonia maupun Marturia, secara bersama dan bergandengan tangan menyusun liturgi Perjamuan Kudus. Melakukan kegiatan studi pelayanan terhadap mahasiswa, buruh dan petani. Bersama dengan Marturia mendirikan unit pelayanan radio di beberapa Distrik yang memungkinkan dan bekerjasama melakukan pelayanan khusus di Pulau Rupat.

4. Kegiatan Tahun Diakonia 2009 diharapkan lebih bersifat aksi daripada seremoni. Oleh Karena kiranya kegiatan Tahun Diakonia di jemaat-jemaat langsung dikoordinir oleh Dewan Diakonia dan dimasukkan ke dalam program dan anggaran jemaat. Di tingkat Distrik, kegiatan Tahun Diakonia agar langsung dikoordinir dibawah Kepala Bidang Diakonia. Bila di Distrik yang bersangkutan belum ada Kepala Bidang Diakonia maka kegiatan langsung dipimpin oleh Praeses.

5. Selain dari yang sudah dituliskan di atas (membentuk koperasi, komisi beasiswa, dan poliklinik serta menanam pohon),maka masing-masing jemaat dapat mengembangkan kegiatan Diakonia lainnya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lapangan. Namun tetap diingatkan agar kegiatan tidak bersifat seremonial dan konsumtif.

6. Seluruh kegiatan Diakonia tetap merupakan bagian dari ibadah. Sebab itu disarankan agar jemaat-jemaat mengadakan kegiatan tahun Diakonia dalam ibadah dan diperkuat dengan rangkaian studi Pendalaman Alkitab (PA) tentang Diakonia. PA dapat menggunakan bahan-bahan yang disediakan Panitia Tahun Diakonia maupun dipersiapkan oleh para pendeta setempat.

7. Dalam melaksanakan dan mensukseskan kegiatan pelayanan Tahun Diakonia HKBP 2009, maka sangat diharapkan partisipasi dan sikap pro aktif dari seluruh lapisan jemaat, termasuk dalam hal kerapihan administrasi dan keuangan pelaksanaan kegiatan.





Program dan Petunjuk Pelaksanaan Pelayanan
Tahun Diakonia 2009

A. Program Tingkat Nasional:

1. Perayaan Ulang Tahun 150 tahun Nommensen
a. Napak Tilas Nommensen untuk Pemuda dan Mahasiswa
a. Tujuan:
• Menemukan kembali akar penginjilan dan diakonia gereja.
• menumbuhkan semangat missioner dalam diri pemuda dan mahasiswa agar mampu melakukan karya diakonia yang transformatif.

b. Target yang akan dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Pemuda dan Mahasiswa menjadi bagian dari jemaat misioner yang menggerakkan karya diakonia yang transformatif ‘persekutuan orang kudus’(communio sanctorum) di tingkat Distrik.

c. Peserta:
• 5 orang pemuda/i utusan dari setiap Distrik.
• 4 orang mahasiswa dari 10 ‘kota mahasiswa’

d. Bentuk kegiatan: Ibadah Syukuran; Pertemuan Disuki dan Napak tilas

e. Tanggal Pelaksanaan: 4 – 6 Februari 2008

f. Team Pelaksana:.Para Calon Pendeta dan Pendeta Muda yang telah mengikuti Pelatihan Outdoor Training.

b. Penanaman Pohon
a. Tujuan:
• Menanam pohon sebanyak 175.000 di daerah sekitar pusat pelayanan Nommensen (Sigumpar, Narumonda, Laguboti, Hephata, Hutasalem)
• Merayakan liturgi keutuhan ciptaan dalam rangka pencanangan penanaman pohon.

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Tertanam 1 juta pohon.

c. Peserta:
• Pemuda dan Mahasiswa peserta Napak tilas.
• Para undangan dari kalangan pemerintah, masyarakat umum dan Gereja.

d. Bentuk kegiatan: Ibadah penanaman pohon dan Penanaman pohon

e. Tanggal Pelaksanaan: 6 Februari 2008

f. Team Pelaksana:. Para Calon Pendeta dan Pendeta Muda yang telah mengikuti Pelatihan Outdoor Training.

c. Kampanye ‘4R’ (Reduce, Reuse, Repalce, Recycle)
a. Tujuan:
• Jemaat memahami ‘Reduce, Reuse, Repalce, Recycle’ sebagai bagian dari tanggungjawab akan keutuhan ciptaan.

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Jemaat-jemaat lokal sebagai jemaat misioner mampu merumuskan karya diakonia yang transformatif dalam program pelaksanaan ‘4R’ (Reduce, Reuse, Repalce, Recycle) sebagai bagian dari partisipasinya dalam rangka penanganan pemanasan global.

c. Peserta:
• Jemaat-jemaat lokal di seluruh HKBP

d. Bentuk kegiatan: Pengiriman Informasi untuk dimuat di Media massa (Majalah atau koran), radio; Pertemuan Konsultasi

e. Tanggal Pelaksanaan: Bulan Juni

f. Team Pelaksana:. Pdt Gomar Gultom dengan anggota yang akan dipilih.

2. Pertemuan Raya ‘persekutuan orang kudus’(communio sanctorum,) yaitu Warga Jemaat
a. Tujuan:
• untuk memahami tugasdiakonia yang transformatif ‘persekutuan orang kudus’(communio sanctorum) jemaat dalam bidang sosial-ekonomik, budaya dan politik.
• merumuskan karya diakonial ‘persekutuan orang kudus’(communio sanctorum) dalam tingkat nasional.

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Pelembagaan “Karya Diakonia communio sanctorum”
• Pengkaderan ‘persekutuan orang kudus’(communio sanctorum) dalam regenerasi karya diakonianya.

c. Peserta:
• Warga jemaat mewakili kelompok kategorial menurut professi
• Warga jemaat mewakili kelompok kategorial menurut usia
• Warga jemaat mewakili kelompok kategorial menurut Lembaga-lembaga Kenegaraan, Politik, Swadaya Masyarakat dan Komunitas Budaya.

d. Bentuk kegiatan: Ibadah dan Diskusi dalam Pertemuan Raya

e. Tanggal Pelaksanaan: Dalam Minggu perayaan HKBP

f. Team Pelaksana: Dipilih dari Tokoh Masyarakat warga jemaat HKBP di tingkat Pusat.

3. Cross country (untuk pemuda dan mahasiswa)
a. Tujuan:
• Pemuda dan mahasiswa trampil dalam menganalisis dan memahami keadaan masyarakat sekitar dalam rangka karya diakonia yang transformatif ‘persekutuan orang kudus’(communio sanctorum).

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Pemuda dan Mahasiswa sebagai bagian dari jemaat misioner menjadi penggerak dalam karya diakonia yang transformatif ‘persekutuan orang kudus’(communio sanctorum) di tingkat Distrik.

c. Peserta:
• 5 orang pemuda/i utusan dari setiap Distrik.
• 4 orang mahasiswa dari 10 ‘kota mahasiswa’

d. Bentuk kegiatan: Ibadah; Cross country; Diskusi/sharing pengalaman; Refleksi sosial

e. Tanggal Pelaksanaan: Juli 2009

f. Team Pelaksana:. Para Calon Pendeta dan Pendeta Muda yang telah mengikuti Pelatihan Outdoor Training.

4. Perayaan 80 tahun Sekolah Bijbelvrouw:
a. Tujuan:
• Reposisi pelayanan Bijbelvrouw sebagai penggerak warga jemaat untuk karya diakonia yang transformatif ‘persekutuan orang kudus’(communio sanctorum)

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Sekolah Bijbelvrouw sebagai bagian dari jemaat misioner memiliki kurikulum dan tingkat akademik yang memadai dalam rangka tugasnya bagi perempuan dan anak-anak bagi karya diakonia yang transformatif ‘persekutuan orang kudus’(communio sanctorum).

c. Peserta:
• Warga Jemaat dan para pelayan penuh waktu
• Ahli-ahli pedagogi, teologi dan ahli masalah perempuan dan anak-anak.

d. Bentuk kegiatan: Ibadah; Seminar dengan Tema yang berhubungan dengan Kurikulum dan pengembangan sekolah Bijbelvrouw

e. Tanggal Pelaksanaan: Bulan Agustus 2009

f. Team Pelaksana:.Panitia Khusus.

5. Konferensi Guru-guru Sekolah HKBP
a. Tujuan:
• Memahami aspek karya diakonia yang transformatif ‘persekutuan orang kudus’(communio sanctorum) melalui proses pendidikan.

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Sekolah-sekolah HKBP sebagai bagian dari jemaat misioner menjadi penggerak dalam karya diakonia yang transformatif ‘persekutuan orang kudus’(communio sanctorum) di tingkat Distrik.

c. Peserta:
• Kepala-kepala Sekolah HKBP dan 2 orang Guru utusan dari setiap Sekolah, 2 orang utusan dari setiap Yayasan.

d. Bentuk kegiatan: Pertemuan Raya/Konferensi dan Ibadah Raya guru-guru HKBP

e. Tanggal Pelaksanaan: Awal Juli 2009

f. Team Pelaksana:. BPP HKBP.

6. Penggalangan Dana untuk membantu Perpustakaan di Lembaga Persamaian HKBP
a. Tujuan:
• Setiap Lembaga Persemaian HKBP memiliki buku-buku dengan jumlah yang sesuai dengan tuntutan akkreditatif pemerintah/pendidikan teologi.
• Setiap Lembaga Persemaian HKBP memiliki buku-buku penunjang yang mendukung pada karya diakonia yang transformatif ‘persekutuan orang kudus’(communio sanctorum) di tingkat Distrik.

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Para alumni Lembaga Persemaian HKBP sebagai bagian dari jemaat misioner, menjadi penggerak dalam karya diakonia yang transformatif ‘persekutuan orang kudus’(communio sanctorum) di tingkat Distrik.

c. Peserta:
• STT-HKBP, SGH, Sekolah Bijbelvrouw, Pendidikan Diakones, Sekolah Pendeta, FKIP UHN.

d. Bentuk kegiatan: Pertemuan dan Ibadah Raya Alumni Lembaga Persemaian HKBP

e. Tanggal Pelaksanaan: mulai Paskah 2009

f. Team Pelaksana:. Panitia Khusus dari kalangan akademisi dan tokoh masyarakat.

7. Penataan Asrama Putri Biro Ina di Medan
a. Tujuan:
• Asrama memiliki tenaga penuh waktu pendamping kaum putri dalam study dan professi masing-masig.

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Systim dan kultur Asrama Putri memiliki visi yang berkaitan dengan penyiapan tenaga menjadi penggerak dalam karya diakonia yang transformatif ‘persekutuan orang kudus’(communio sanctorum).

c. Peserta:
• Pengurus Asrama Putri

d. Bentuk kegiatan: Pertemuan diskusi dan penataan Asrama

e. Tanggal Pelaksanaan: mulai Paskah 2009

f. Team Pelaksana:.Panitia Khusus


8. Pengembangan ‘Jetun’ dan ‘Seminari Sipoholon’ sebagai Pusat Pelayanan Terpadu antar Departemen.
a. Tujuan:
• Mengembalikan ‘Seminari Sipoholon’ dan Perkampungan Pemuda ‘Jetun’ sebagai pusat pelatihan dalam rangka transformasi sosial atas dasar Injil.

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Seminarium Sipoholon dan ‘Jetun’ menjadi sarana pengembangan pelayan dan warga jemaat sebagai penggerak dalam karya diakonia yang transformatif ‘persekutuan orang kudus’(communio sanctorum).

c. Peserta: Lembaga-lembaga Pendidikan dan Penduduk sekitar Seminari Sipoholon

d. Bentuk kegiatan: Pertemuan diskusi untuk merancang Program dan Pengadaan Perlengkapan untuk Pusat Pelatihan

e. Tanggal Pelaksanaan: mulai Paskah 2009

f. Team Pelaksana:.Panitia Khusus, terdiri dari teolog, ahli pedagogi, pengembangan masyarakat dan pertanian/peternakan.

9. Pembentukan Lembaga Asuransi Pelayan
a. Tujuan:
• Para pelayan menyadari peran Lembaga Asuransi dalam menunjang pelayanan.

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Seluruh pelayan penuh waktu sebagai bagian dari jemaat misioner menjadi anggota Lembaga Asuransi Pelayan

c. Peserta: Pelayan Penuh waktu di lingkungan HKBP

d. Bentuk kegiatan: Pertemuan diskusi dan Konsultasi dengan lembaga asuransi; Pembuatan kerja sama; Pembentukan Lembaga Asuransi

e. Tanggal Pelaksanaan: mulai Paskah 2009

f. Team Pelaksana:.

B. Program Tingkat Wilayah
10. Konsultasi Diakonia Yang Holistik (dalam rangka PWG)
a. Tujuan:
• untuk memahami tugas bersama satu wilayah.
• Merumuskan target ke depan (out put)
• Merumuskan upaya yang mungkin dilakukan untuk mencapai target tersebut, atau pusat penanggulangan bencana alam.
b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Setiap Wilayah memiliki pusat Pelatihan Warga Gereja dalam rangka Pelayanan Diakonia, dan Rumah retreat serta Pusat Penanggulangan Bencana Alam

c. Peserta:
• Kepala-kepala Bidang Diakonia tingkat Distrik dan Dewan Diakonia Jemaat.

d. Bentuk kegiatan: Ibadah; Pertemuan diskusi dan merancang upaya pencapaian target dan pembentukan badan konsultasi diakonia HKBP

e. Tanggal Pelaksanaan: Sesudah Minggu Pentakosta 2009

f. Team Pelaksana:. Panitia Khusus

11. Pelatihan/Pemberdayaan Pelayanan di bidang Pertanian, Peternakan dan Paska Panen
a. Tujuan:
• Memperoleh keterampilan mengenai pertanian dan peternakan selaras alam dan ramah lingkungan.
• memahami kegiatan pertanian dan peternakan yang berpihak pada kelestarian lingkungan.

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Setiap wilayah memiliki pusat pelatihan pertanian dan peternakan.
• Setiap wilayah memiliki pusat pemberdayaan hasil pertanian dan peternakan.

c. Peserta:
• 10 orang Pendeta dari setiap distrik dalam wilayah
• 15 orang jemaat dari setiap distrik dalam wilayah

d. Bentuk kegiatan: Pertemuan, konsultasi dan Pelatihan petani dan peternak; membentuk pusat pelatihan/ pemberdayaan petani dan peternak

e. Tanggal Pelaksanaan: Bulan Juli 2009

f. Team Pelaksana: Pengmasy HKBP

12. Pemberdayaan ‘pergodungan’ dan Pusat Latihan.
a. Tujuan:
• Memahami kembali kesatuan pelayanan Firman dengan pelayanan Diakonia melalui pelayanan kesehatan, pendidikan dan peningkatan kesejahteraan jemaat /masyarakat di lingkungan pargodungan.
• Memahami kembali fungsi pargodungan dalam rangka pelayanan diakonia yang membawa transformasi sosial.

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Setiap wilayah mendirikan 25 pargodungan

c. Peserta:
• Praeses yang memimpin di wilayah
• Para pelayan penuh waktu
• Warga gereja

d. Bentuk kegiatan: Pertemuan diskusi atau konsultasi diakonia tentang konsep dan pengembangan pargodungan.

e. Tanggal Pelaksanaan: Mulai maret 2009

f. Team Pelaksana: Panitia Khusus

13. Pengadaan Pusat-pusat Pelayanan mahasiswa

a. Tujuan:
• Mengadakan Pelatihan pada 10 orang Pendeta

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Terdapat Pusat-pusat Pelayanan Mahasiswa di 10 kota di Indonesia: Medan, Jambi, Palembang, Jakarta, Bandung, Bogor, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Makassar.

c. Peserta:
• 10 orang pendetaan

d. Bentuk kegiatan: Pelatihan Kepemimpinan dan Spiritualitas (Leadership Training)

e. Tanggal Pelaksanaan: Bulan Juni 2009

f. Team Pelaksana: Panitia Khusus

C. Program Tingkat Distrik:
14. Kebaktian Raya Paskah
a. Tujuan:
• Jemaat memiliki kesempatan untuk sungguh-sungguh menjalani masa Passion sebagai bagian dari keberpihakan pada orang miskin, tertindas dan lemah, anak yatim, para janda dan jompo.
• Jemaat memiliki kesempatan merayakan Kebangkitan Kristus sebagai bagian dari aksi sosial yang berpihak pada orang miskin, tertindas dan lemah, anak yatim, para janda dan jompo.

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Setiap Distrik Sebagai bagian dari jemaat yang misioner menyediakan kantong-kantong bakti paskah bagi karya diakonia yang transformatif ‘persekutuan orang kudus’(communio sanctorum)..
• Setiap Distrik melaksanakan Kebaktian Raya Paskah sebagai puncak penghayatan atas minggu-minggu Passion dan suka cita kebangkitan.

c. Peserta:
• Seluruh Pelayan full timer dan jemaat di Distrik

d. Bentuk kegiatan: Ibadah Raya Paskah; Pengumpulan bakti paskah

e. Tanggal Pelaksanaan: Mulai Minggu-minggu Passion di jemaat lokal dan Minggu Paskah Raya pada Paskah hari pertama.

f. Team Pelaksana: Panitia Paskah

15. Perayaan Perjamuan Kudus (Pada Hari Raya Pentakosta)
a. Tujuan:
• Jemaat memiliki kesempatan merayakan Pentakosta dan Perjamuan Kudus secara serentak di tempat yang berbeda dalam rangka menghayati persekutuan jemaat yang diakonal.
• Jemaat memiliki kesempatan merayakan Pentakosta dan Perjamuan Kudus sebagai titik berangkat untuk karya diakonia yang transformatif “persekutuan orang-orang kudus” (communio sanctorum).

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Setiap gereja-gereja di Distrik menjalankan Perjamuan Kudus sesering mungkin.

c. Peserta:
• Seluruh Pelayan full timer dan jemaat di Distrik

d. Bentuk kegiatan: Perayaan Perjamuan Kudus

e. Tanggal Pelaksanaan: Pada hari Pentakosta

f. Team Pelaksana: Pendeta di Distrik

16. Kebaktian Raya Natal
a. Tujuan:
• Jemaat mempunyai kesempatan untuk sungguh-sungguh menjalani masa Advent sebagai bagian dari penantian akan kebebasan dari orang miskin, tertindas dan lemah, anak yatim, para janda dan jompo.
• Jemaat memiliki kesempatan merayakan Kelahiran Kristus sebagai bagian karya diakonia persekutuan orang-orang kudus (communio sanctorum) pada orang miskin, tertindas dan lemah, anak yatim, para janda dan jompo.

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Setiap Distrik Sebagai bagian dari jemaat yang misioner menyediakan kantong-kantong bakti Natal bagi karya diakonia yang transformatif ‘persekutuan orang kudus’(communio sanctorum)..
• Setiap Distrik melaksanakan Kebaktian Raya natal sebagai puncak penghayatan atas minggu-minggu Passion dan suka cita kebangkitan.

c. Peserta:
• Seluruh Pelayan full timer dan jemaat di Distrik

d. Bentuk kegiatan: Kebaktian Raya Natal dan pengumpulan bakti Natal

e. Tanggal Pelaksanaan:Di jemaat lokal mulai mingu Advent I-IV dan Kebaktian Raya pada
Natal hari pertama

f. Team Pelaksana:. Panitia Natal

17. Perpustakaan ‘Mini’.
a. Tujuan:
• Memahami urgensi pengembangan minat baca di kalangan jemaat
• Memahami pengetahuan dasar pengelolaan Perpustakaan ‘Mini’.

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Terbentuknya sejumlah 50 Perpustakaan ‘Mini’

c. Peserta:
• 5 orang utusan dari setiap Jemaat.

d. Bentuk kegiatan: Konsultasi diakonia untuk pengadaan dan pengembangan perpustakaan Mini.

e. Tanggal Pelaksanaan: Mulai bulan Maret 2009

f. Team Pelaksana:.Pdt Wilda Simanjuntak dan Team

18. Lokakarya Diakonia untuk Dewan Diakonia
a. Tujuan:
• Untuk memahami tugas bersama dalam satu distrik.
• Merumuskan target ke depan (out put)
• Merumuskan upaya yang mungkin dilakukan untuk mencapai target tersebut

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Setiap Distrik memiliki pusat Pelatihan Warga Gereja dalam rangka Pelayanan Diakonia, dan Rumah retreat serta Pusat Penanggulangan Bencana Alam

c. Peserta:
• Kepala Bidang Diakonia, Dewan Diakonia Jemaat (seksi-seksi dalam dewan Diakonia)

d. Bentuk kegiatan: Konsultasi Diakonia; Diskusi dan perumusan upaya pencapaian target pelayanan diakonia

e. Tanggal Pelaksanaan: Bulan Juni 2009

f. Team Pelaksana: Panitia Khusus

19. Program Kesehatan/HIV-AIDS
a. Tujuan:
• Jemaat memahami urgensi pembentukan Lembaga Penanggulangan HIV/AIDS tingkat Distrik.

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Setiap Distrik memiliki sebuah Lembaga Penanggulangan HIV/AIDS

c. Peserta:
• 2 orang utusan dari setiap jemaat.

d. Bentuk kegiatan:

e. Tanggal Pelaksanaan: Bulan Bulan Maret

f. Team Pelaksana:.Komite HIV/AIDS HKBP.

20. Pembentukan Kredit Komunitas Masyarakat (KKM)
a. Tujuan:
• Memahami urgensi pemupukan dana bersama.

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Terbentuknya 200 KKM di lingkungan setiap Distrik.

c. Peserta:
• 5 orang utusan setiap jemaat

d. Tanggal Pelaksanaan: Bulan Maret 2009

e. Team Pelaksana:.Pengmasy HKBP

21. Pembentukan Unit Tanggap Bencana
a. Tujuan:
• Memahami corak bencana alam di sekitar kehidupan jemaat.
• Memahami urgensi pembentukan Unit Tanggap Bencana

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Setiap Distrik memiliki Unit Tanggap Bencana.

c. Peserta:
• 5 orang utusan setiap Jemaat

d. Tanggal Pelaksanaan: bulan Juni 2009.

e. Team Pelaksana:.Dep. Diakonia HKBP

D. Program Tingkat Ressort
22. Pembentukan Credit Union (CU)
a. Tujuan:
• Jemaat memperoleh pemahaman mengenai pemupukan modal bersama
• Jemaat mengorganisir diri untuk pemupukan modal bersama
• Jemaat memiliki tenaga motivator di setiap jemaat.

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Terbentuknya 150 CU dan KKM di jemat-jemaat

c. Peserta:
• Jemaat-jemaatdi seluruh HKBP

d. Tanggal Pelaksanaan: Maret – Oktober 2009

e. Team Pelaksana:. Pengmas HKBP, team khusus.

23. Pembentukan Kelompok-kelompok Tani
a. Tujuan:

• Masyarakat tani memiliki wadah untuk berorganisasi dan kesamaan untuk pengembangan metode pertanian.

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Terbentuknya 100 kelompok tani di seluruh wilayah pelayanan HKBP

c. Peserta:
• Masyarakat pertanian di wilayah pelayanan HKBP

d. Tanggal Pelaksanaan: April – Juli 2009

e. Team Pelaksana:.Pengmas HKBP, kabid diakonia, seksi diakonia jemaat

24. Pembentukan Komisi Beasiswa
a. Tujuan:
• Menggugah hati jemaat untuk mau memberi bantuan kepada anggota jemaat berprestasi.
• Adanya wadah yang memfasilitasi jemaat-jemaat yang hendak memberikan beasiswa belajar
• siswa-siswa berprestasi yang kurang mampu secara finansial dapat tertolong untuk mendapatkan pendidikan formal 9 tahun dan melanjutkan ke tahap yang lebih tinggi.

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Terbentuknya komisi-komisi beasiswa di setiap distrik dan bila memungkinkan di jemaat-jemaat yang sudah mapan.

c. Peserta:
• Jemaat-jemaat yang tergerak hati untuk memberi bantuan beasiswa di setiap jemaat.

d. Tanggal Pelaksanaan: Maret – Juli 2009

e. Team Pelaksana: Pdt. Daniel T. A Harahap.

25. Program Kesehatan/Poliklinik
a. Tujuan:
• HKBP memberi pelayanan kesehatan yang murah dan terjangkau bagi jemaat secara khusus dan masyarakat secara umum

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Terbentuknya 200 klinik di ressort-ressort HKBP

c. Peserta:
• Jemaat yang memiliki pengetahuan tentang kesehatan

d. Tanggal Pelaksanaan: maret – oktober 2009

e. Team Pelaksana: Kabid diakonia distrik, pendeta ressort dan seksi diakonia jemaat.

E. Program Tingkat Jemaat
26. Pendirian Taman Kanak-kanak
a. Tujuan:
• Memahami urgensi Taman Kanak-kanak dalam perkembangan jemaat diakonial
• Memiliki tenaga pengajar dan Yayasan pengasuh Taman Kanak-kanak

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Di seluruh Distrik HKBP berdiri 100 Taman Kanak-kanak.

c. Peserta:
• Dewan Diakoni dari setiap jemaat

d. Tanggal Pelaksanaan: Mulai Bulan Maret 2009

e. Team Pelaksana:.BPP-HKBP

27. Aksi Diakonia Anak-anak dalam Masa Passion
a. Tujuan:
• Anak-anak memahami Masa Passion sebagai masa ‘puasa’, di mana jemaat memperhatikan orang-orang miskin, tertindas dan sengsara.
• Anak-anak memperoleh kesempatan mengumpulkan Bakti Paskah selama Masa Passion.

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
 Sekolah Minggu sebagai bagian dari jemaat yang misioner menjadi penggerak untuk mengumpulkan Bakti Paskah dari masa ‘puasa’ selama Masa Passion.

c. Peserta:
• Anak-anak dan guru-guru Sekolah Minggu.

d. Tanggal Pelaksanaan: Masa Passion hingga Masa Paskah.

e. Team Pelaksana:.Guru-guru Sekolah Minggu di tingkat jemaat.

28. Kebaktian Harian untuk Keluarga dalam Masa Passion
a. Tujuan:
• Jemaat memahami Masa Passion sebagai masa ‘puasa’, di mana jemaat memperhatikan orang-orang miskin, tertindas dan sengsara.
• Jemaat memperoleh kesempatan mengumpulkan Bakti Paskah selama Masa Passion.

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Jemaat selalu mengumpulkan Bakti Paskah dari masa ‘puasa’ selama Masa Passion.

c. Peserta:
• Warga Jemaat di tingkat jemaat lokal.

d. Tanggal Pelaksanaan: Masa Passion hingga Masa Paskah 2009

e. Team Pelaksana:.Majelis Jemaat di tingkat lokal.


29. Kebaktian Harian untuk Keluarga dalam Masa Advent
a. Tujuan:
• Jemaat memahami Masa Advent sebagai masa ‘puasa’, di mana jemaat memperhatikan orang-orang miskin, tertindas dan sengsara.
• Jemaat memperoleh kesempatan mengumpulkan Bakti Natal selama Masa Advent.

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Jemaat selalu mengumpulkan Bakti Natal dari masa ‘puasa’ selama Masa Advent.

c. Peserta:
• Warga Jemaat di tingkat jemaat lokal.

d. Tanggal Pelaksanaan: Masa Advent hingga Masa Raya Natal 2009

e. Team Pelaksana:.Majelis Jemaat di tingkat lokal.

30. Aksi Diakonia Anak-anak dalam Masa Advent
a. Tujuan:
• Anak-anak memahami Masa Advent sebagai masa ‘puasa’, di mana jemaat memperhatikan orang-orang miskin, tertindas dan sengsara.
• Anak-anak memperoleh kesempatan melaksanakan Aksi Diakonia selama Masa Advent.

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Sekolah Minggu sebagai bagian dari jemaat misioner menjadi penggerak untuk melaksanakan karya diakonia yang transformatif dari masa ‘puasa’ selama Masa Advent.

c. Peserta:
• Anak-anak dan guru-guru Sekolah Minggu.

d. Tanggal Pelaksanaan: Masa Advent hingga Masa Raya Natal.

e. Team Pelaksana:.Guru-guru Sekolah Minggu di tingkat jemaat.

31. Penelaahan Alkitab
a. Tujuan:
• Jemaat menelaah Firman Tuhan secara pribadi maupun melalui diskusi dalam kelompok doa pada waktu yang ditentukan sendiri.
• Jemaat melakukan karya diakonia yang transformatif sebagai bagian karya persekutuan orang-orang kudus (communio sanctorum) pada orang miskin, tertindas dan lemah, anak yatim, para janda dan jompo

b. Target yang ingin dicapai menyongsong Jubileum 150 tahun:
• Terbentuknya kelompok-kelompok penelaahan Alkitab dan kelompok doa di dalam jemaat.

c. Peserta:
• Pimpinan Jemaat
• Penatua
• Jemaat

d. Tanggal Pelaksanaan: Mulai bulan Januari 2009

e. Team Pelaksana: Majelis Jemaat di tingkat lokal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar